Minggu, 03 November 2019

Bab 1(sejarah bank)sistem moneter              sejarah bank di indonesia



Bab 1(sejarah bank)sistem moneter              sejarah bank di indonesia 
     Di dalam pasar uang terdapat dua pelaku utama:
Kreditur:(yang menawarkan dana)(kelompok)
Debitur:(yang membutuhkan dana)(kelompok)
     Atas dasar ini,maka terdapat tiga pelaku utama dalam pasar uang,yaitu:
Otoritas moneter (bank sentral dan pemerintah)
Lembaga keuangan (bank dan bukan bank)
Masyarakat (rumah tangga dan produsen)
Otoritas moneter =sumber awal terciptanya uang beredar sumber penawaran uang kartal (currency)(reserve bank) dan cadangan bank=uang inti atau uang primer.
Otoritas moneter dan lembaga keuangan disebut juga sistem moneter (monetary system)
Masyarakat=konsumen akhir uang yang tercipta.
2.sejarah bank di Indonesia
Asal mula kegiatan perbankan
Perbankan =di daratan eropa,zaman babylonia 2000 SM,meminjamkan emas atau perak tingkat bunga 20% per bulan dinamakan(temples of babylon)
      B.    560 SM, di Yunani yang bernama (Greek temple) kegiatan utama menerima simpanan
      C.    Romawi = melaksanakan kegiatan tukar menukar mata uang,berbagai negara,penerimaan deposito,pemberian kredit,dan transfer dana atau modal.
      D.    Abad ke -5 romawi timur dipimpin (kaisar Yunus)527-565
      E.     Pada saat itu kota - kota Alexandria venesia,dan pelabuhan di italia selatan menjadi pusat perdagangan (bank vanesia) tahun 1320 (bank of Barcelona )
      F.     Abad ke -16 = Inggris,Belanda dan Belgia adalah tukang emas (gold Smith) mengeluarkan gold Smith notes (nota tukang emas ) tugas tukang emas ke tukang perbankan
     G.      Di Inggris berdasarkan gagagsan william Paterson yang kemudian oleh Charles montaque direalisasikan dengan membentuk sebuah lembaga intermediasi keuangan
             Perkembangan perbankan di Asia ,Afrika,dan Amerika serikat dibawa oleh bangsa Eropa.
Bank (meja tempat penukaran uang)
Kegiatan pertukaran (valuta asing ) money changer
B.pengertian bank
Umum= bank sebagai tempat menyimpan uang dan meminjam uang bagi masyarakat yang membutuhkan.
Usaha perbankan meliputi 3 kegiatan =
Menghimpun dana atau mengumpulkan dari masyarakat
Menyalurkan dana giro,tabungan dan deposito
Memberikan jasa bank
C. Sejarah perbankan di Indonesia
Sebelumnya bank diwilayah Nusantara (hindya Belanda) didirikan oleh orang Belanda untuk kepentingannya.
Terdapat pula bank milik orang Indonesia dari orang asing
Bank nasional indonesia
Bank abuan saudagar
NV bank boemi
THC ICHARTED bank of Hindia
The Kojima species bank
Sejarah bank pemerintah
Bank sentral
Bank bumi daya
Bank mandiri
Bank dagang negara
Bank rakyat
Kondisi perbankan di Indonesia sebelum dan sesudah relugulasi
Masa kolonial
Masa setelah kemerdekaan
Masa sebelum di regulasi pemerintah
Bab 2 (sejarah uang)
  Sejarah adanya uang
Sejarah uang di Indonesia







Pengertian uang
Kriteria uang
Funsi uang
Jenis - jenis uang
                                                     

1.sejarah adanya uang
      Untuk memperoleh barang-barang yang tidak dapat dihasilkan sendiri,mereka mencari orang yang mau dapat menukarkan barang yang dimilikinya dengan barang lain yang dibutuhkannya.akibatnya timbul"barter".
      Kesulitan dalam sistem barter mendorong manusia untuk menciptakan kemudahan dalam hal pertukaran,dengan menetapkan benda-benda tertentu sebagai alat tukar.benda-benda yang diterima oleh umum(generally accepted).orang Inggris menyebut upah sebagai salary yang berasal dari bahasa latin salarium yang berarti garam.








     Uang logam emas dan perak juga disebut sebagai uang penuh (full bodied money),artinya nilai intrinsik (nilai bahan uang) sama dengan nilai nominalnya (nilai yang tercantum pada mata uang tersebut)
     Mula-mula uang kertas yang beredar merupakan bukti-bukti pemilikan emas dan perak sebagai alat atau perantara untuk melakukan transaksi.
2.sejarah uang di Indonesia
     Ada tiga mata uang yang dinyatakan berlaku oleh pemerintah RI pada tanggal 1 Oktober 1945,yaitu mata uang jepang ,mata uang Hindia Belanda ,dan mata uang De Javasche bank.
     Mata uang NICA digunakan AFNEI untuk membiayai operasi-operasi militernya di Indonesia dan sekaligus mengacaukan perekonomian nasional,sehingga akan muncul krisis kepercayaan rakyat terhadap kemampuan pemerintah RI dalam mengatasi persoalan ekonomi nasional.
     Oleh karena AFNEI tidak mencabut pemberlakuan mata uang NICA , maka pada tanggal 26 Oktober 1946 pemerintah RI memberlakukan mata uang baru ORI (oeng republik Indonesia)sebagai alat tukar yang sah diseluruh wilayah RI.
     Pada tanggal 1 November 1946 mengubah yayasan pusat bank pimpinan Margono Djojohadikusuma menjadi bank sentral,Bank Indonesia,sebagai satu-satunya lembaga yang berhak menciptakan uang kartal,hak untuk menciptakan uang itu disebut dengan hak oktrol. 
3.pengertian uang
     Uang diartikan sebagai alat pembayaran dan alat tukar menukar yang sah.
     Dapat disimpulkan bahwa uang adalah suatu benda dengan satuan hitung tertentu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah dalam berbagai transaksi pada wilayah tertentu,serta keberadaan dan penggunaanya sesuai dengan peraturan.
4.kriteria uang
     Suatu benda dapat dijadikan sebagai 'uang' jika telah memenuhi syarat-syarat.
5.fungsi uang
     Fungsi uang sebagai perantara untuk pertukaran barang dengan barang,juga untuk menghindarkan perdagangan dengan cara barter.fungsi uang dibedakan menjadi dua:
Fungsi asli : 
Alat tukar
Satuan hitung
Penyimpanan nilai 
Fungsi turunan:
Sebagai alat pembayaran
Untuk menentukan harga 
Sebagai alat pembayaran utang
Sebagai alat penimbunan kekayaan
Sebagai alat pemindahan kekayaan (modal)
Sebagai alat untuk meningkatkan status sosial
Jenis-jenis uang:
Berdasarkan nilai yang terkandung dalam bendanya.








Berdasarkan bahan yang digunakan uang kertas adalah uang yang terbuat dari kertas dengan gambar dan cap tertentu dan alat pembayaran yang sah.
Berdasarkan lembaga yang mengeluarkannya.
Berdasarkan wilayah berlakunya.

Dulu sebelum munculnya uang,sistem yang dipakai adalah sistem barter.yaitu tukar menukar barang,karena sulit dengan memakai sistem ini,muncullah uang giral dan uang kartal.
Inflansi yang menimpa negara kita,kas kosong,pasak-pasak dan bea masuk lainnya sangat kurang sebaliknya pengeluaran terus bertambah.untuk sementara waktu menetapkan berlakunya 3 mata uang sekaligus,yaitu ORI,uang pemerintah pendudukan jepang,uang pemerintah Hindia Belanda.ketiganya merupakan alat pembayaran yang sah diwilayah RI.
Uang adalah benda yang memiliki nilai dan digunakan sebagai sarana tukar menukar.
1)dapat diterima secara umum.
2)bahan yang dijadikan uang juga harus tahan lama.
3)kualitasnya cenderung sama.
4)jumlahnya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
5)uang juga harus mudah dibawa.
6)serta memiliki uang yang cendrung stabil.
        Fungsi asli uang ada tiga,yaitu sebagai alat tukar,sebagai satuan hitung,dan sebagai alat tukar menukar .
Uang juga berfungsi sebagai satuan hitung.
Uang berfungsi sebagai alat penyimpanan nilai Karena dapat digunakan untuk daya beli
Sebagai alat pembayaran yang sah.
Alat pendorong kegiatan ekonomi.
Standar pencicilan utang
Uang sebagai alat pembayaran utang
Uang dapat digunakan untuk mengukur pembayaran
Ada 2 
Uang bernilai penuh adalah uang yang nilai untuk bahan pembuatannya senilai dengan nominalnya 
Uang bernilai tidak penuh yaitu uang yang nilai untuk bahan pembuatannya lebih kecil dari nominalnya.
Ada 2 jenis uang
Uang logam adalah jenis uang yang dibuat dari bahan logam.bahan logam yang dipilih karena bisa tahan lama dan bentuknya yang relatif kecil.
Uang kertas adalah jenis uang yang dibuat dari bahan kertas.bahan kertas dipilih karena lebih sleksibel untuk dibawa.
Ada 2 lembaga
Uang kartal adalah uang yang dikeluarkan oleh negara atau bank berdasarkan UU dan berlaku sebagai alat pembayaran yang sah.
Uang giral adalah saldo tagihan dibank atau dana yang disimpan pada rekening koran dibank-bank umum yang sewaktu-waktu dapat dipergunakan untuk melakukan pembayaran dengan perantara cek,bilyet giro,atau perintah membayar.
Sifat-sifat uang
Durability adalah uang tersebut secara fisik harus cukup kuat,tidak mudah rusak,robek,atau hancur dalam berbagai kondisi,sehingga dapat digunakan untuk waktu yang relatif lama.
Nilai intrinsik adalah nilai bahan untuk membuat mata uang,baik mata uang yang terbuat dari logam maupun kertas.
Common money adalah uang yang digunakan oleh masyarakat umum dalam transaksi 
ekonomi sehari-hari dan dianggap sebagai alat pembayaran yang sah
Bab 3 ( bank dan lembaga keuangan)
Pengertian lembaga keuangan
Peran lembaga keuangan
Peran lemaga keuangan dalam makro ekonomi
Fungsi lembaga keuangan
Jenis lembaga keuangan
Perbedaan lembaga keuangan bank dan bukan non bank
1).pengertian lembaga keuangan 
Dunia bisnis,merupakan dunia yang paling ramai dibicarakan diberbagai forum,baik yang bersifat nasional maupun internasional.ramainya pembicaraan masalah ini disebabkan,salah satu tolak ukur kemajuan suatu negara adalah dari kemajuan ekonominya dan tulang punggung dari kemajuan ekonomi adalah dunia bisnis.
Perusahaan yang bergerak di dunia bisnis terdiri dari beragam perusahaan dan bergerak dalam berbagai bidang usaha,manufaktur,keuangan,dan sebagainya.masing-masing bidang usaha memiliki karakteristik tersendiri.
Bentuk umum dari lembaga keuangan ini adalah termasuk,perbankan,building society (sejenis koperasi di Inggris,credit onion,pialang saham,aset manjemen,modal ventura,koperasi,asuransi,dana pensiun,dan bisnis serupa.
Lembaga keuangan adalah badan usaha yang mengumpulkan asset dalam bentuk dana dari masyarakat dan disalurkan untuk pendanaan objek proyek pembangunan serta kegiatan ekonomi dengan memperoleh hasil dalam bentuk bunga sebesar pra sentase tertentu dari besarnya dana yang disalurkan.
RI no.792 tahun 1990 melakukan penghimpunan dan penyaluran dana kepada masyarakat terutama guna membiayai investasi perusahaan.
Undang- undang no 14/1967 pasal 1 ialah semua badan yang melalui kegiatan kegiatannya dibidang keuangan.
Lembaga keuangan adalah suatu lembaga yang dalam operasi sehari-harinya menjalankan jasa dibidang keuangan.
2)peran lembaga keuangan
Pengalihan aset sebagai pinjaman kepada pihak lain dengan jangka waktu yang diatur sesuai dengan kebutuhan peminjam.
Likoiditas kemampuan untuk memperoleh uang tunai pada saat dibutuhkan 
Alokasi pendapatan menyisihkan atau merealokasikan pendapatannya untuk masa yang akan datang 
Transaksi perantara keuangan yang menyediakan jasa-jasa untuk mempermudah transaksi moneter
Faktor:
Besarnya peningkatan pendapatan kelas menengah
Pesatnya perkembangan industri dan teknologi
Besarnya denominasi instrumen keuangan 
Skala ekonomi dan ruang lingkup dalam produksi 
Lembaga keuangan menjual jasa-jasa likuiditas yang unik 
Keuntungan jangka panjang lembaga 
Resiko yang lebih kecil
Resiko lembaga keuangan=
Resiko kredit
Resiko likuiditas 
Resiko suku bunga 
Resiko pasar 
Resiko luar neraca 
Resiko nilai tukar asing 
Resiko negara atau kedaulatan
Resiko teknologi
Resiko operasional
Resiko insolvensitas
3)peran lembaga keuangan dalam mari ekonomi 



        Lembaga keuangan ini menyediakan jasa sebagai  perantara antara pemilik modal dan pasar utang yang bertanggung jawab dalam penyaluran dana dari investor kepada perusahaan yang membutuhkan dana tersebut.tujuan utama lembaga penyimpan dana untuk menghasilkan pendapatan contohnya bank.investasi bank dan LKBB tabungan 
4) fungsi lembaga keuangan 
      Menyediakan jasa sebagai perantara antara pemilik modal dan pasar utang yang bertanggung jawab dalam penyaluran dana dari investor kepada perusahaan yang membutuhkan dana tersebut.
5)jenis lembaga keuangan 
      Menurut surat keputusan menteri keuangan republik Indonesia no.792 tahun 1990 ,lembafmga keuangan diberikan batasan sebagai semua badan yang kegiatannya dalam bidang keuangan, melakukan penghimpunan dana,dan penyaluran dana kepada masyarakat,terutama guna membiayai investasi perusahaan.
Lembaga keuangan dibedakan menjadi dua:


Lembaga keuangan bank (depository financial institution)lembaga keuangan ini menghimpun dana secara langsung dari masyarakat dalam bentuk simpanan bank dibedakan menjadi tiga:
Bank sentral di Indonesia fungsi sebagai bank sirkulasi,bankers bank,dan lender of last resort.untuk mencapai dan memelihara kestabilan rupiah.
Bank umum merupakan bank yang bertugas melayani seluruh jasa-jasa perbankan dan melayani segenap lapisan masyarakat.bank umum dibedakan menjadi dua:
Bank umum devisa(mata uang asing) dan bank umum non devisa(tidak berhubungan dengan mata uang asing)
  Bank perkreditan rakyat (BPR) merupakan bank yang khusus melayani masyarakat kecil dan pedesaan.



       b)     lembaga keuangan non bank
                    Pengertiannya adalah semua badan yang melakukan kegiatan di bidang keuangan,lembaga keuangan berkembang sejak tahun 1972,dengan tujuan untuk mendorong perkembangan pasar modal serta membantu permodalan perusahaan-perusahaan ekonomi lemah.
Jenis-jenis lembaga keuangan lainnya di Indonesia 
Pasar modal
Pasar uang
Koperasi simpan pinjam
Perusahaan pengadaian
Perusahaan sewa guna(leasing)
Perusahaan asuransi
Perusahaan anjak piutang (factoring)
Perusahaan modal Ventura
Dana pensiun
Perusahaan kartu plastik
6)perbedaan lembaga keuangan bank dan non bank
        Penghimpunan dana bank        
   Secara langsung berupa simpanan dana masyarakat (tabungan,giro,dan deposito),secara tidak langsung dari masyarakat (surat berharga,penyertaan,pinjaman atau kredit dari lembaga lain.
Sedangkan peghimpunan dana non bank hanya secara tidak langsung dari masyarakat (terutama melalui kertas berharga,bisa juga dari penyertaan,pinjaman atau kredit dari lembaga lain
Penyaluran dana bank
       3.untuk tujuan modal investasi dan konsumsi,kepada badan usaha dan individu,untuk tujuan jangka pendke,menengah,dan panjang
       4.sedangkan penyaluran dana non bank terutama untuk tujuan investasi,terutama kepada badan usaha,terutama untuk jangka menengah dan panjang
           


Tamattttttttt rangkuman dari bab 1 sampai bab3


Tidak ada komentar:

Posting Komentar